Peringati HUT ke-27 DWP, Pemkab Nganjuk Gelar Senam Bersama hingga Gerakan Pangan Murah
- 06-11-2026
Nganjuk, PING – Upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan keamanan dan mutu pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama berbagai pihak. Sabtu (3/10/2026), tim gabungan Bapanas RI dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pemantauan pangan di Pasar Sukomoro dan Prima Swalayan Nganjuk.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengawasan terhadap kondisi pangan di tingkat pasar dan ritel. Pemantauan dilakukan untuk memastikan harga sejumlah pangan pokok tetap wajar, sesuai ketentuan yang berlaku, serta tidak ditemukan praktik yang dapat merugikan masyarakat sebagai konsumen.

Selain aspek harga, petugas juga melakukan pengawasan terhadap keamanan dan mutu produk pangan yang beredar. Langkah tersebut penting untuk memastikan bahan pangan yang tersedia di pasaran memenuhi ketentuan dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Pengawasan secara langsung juga menjadi upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan. Dengan kondisi pasokan yang terpantau, diharapkan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan distribusi maupun gejolak harga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk, Jusuf Satrio Wibowo, menegaskan bahwa pengawasan pangan perlu dilakukan secara bersama-sama, mulai dari aspek ketersediaan, harga, hingga keamanan produk yang sampai kepada konsumen.

Menurut Jusuf, kegiatan pemantauan di lapangan menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi pangan secara faktual. Pemerintah daerah bersama instansi terkait akan terus melakukan koordinasi agar masyarakat memperoleh pangan yang aman, bermutu, tersedia, dan dengan harga yang wajar.
“Pengawasan pangan tidak hanya melihat harga, tetapi juga memastikan pangan yang beredar aman dan memenuhi standar mutu. Karena itu, sinergi antarinstansi menjadi penting agar perlindungan terhadap masyarakat sebagai konsumen dapat berjalan dengan baik,” demikian pernyataan Jusuf dalam konteks kegiatan tersebut.
Sidak ini melibatkan sejumlah unsur, yakni Bapanas RI, Perum Bulog Divre 5 Kediri, Polres Nganjuk, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Nganjuk. Pengawasan di lapangan diharapkan tidak hanya mampu mendeteksi potensi pelanggaran, tetapi juga mendorong pelaku usaha untuk menjalankan kegiatan perdagangan sesuai ketentuan.
Dengan pengawasan harga, keamanan, mutu, dan ketersediaan secara bersamaan, pemerintah ingin memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Pangan aman, harga wajar, masyarakat tenang.