#

Meriahkan Hari Santri dan Hari Ikan Nasional 2026, Pemkab Nganjuk Gelar Kontes Ikan

Nganjuk, PING-Dalam rangka memperingati Hari Santri dan Hari Ikan Nasional Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) akan menggelar rangkaian lomba perikanan yang meliputi kontes abot-abotan iwak (ikan dengan bobot terberat) untuk kategori gurame dan lele, serta kontes ikan hias jenis molly. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 27 Oktober 2026, bertempat di Gedung Wanita Nganjuk.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memeriahkan peringatan Hari Santri dan Hari Ikan Nasional sekaligus mendorong minat masyarakat terhadap sektor perikanan, baik dari sisi budidaya ikan konsumsi maupun pemeliharaan ikan hias. Melalui kegiatan ini, masyarakat juga memiliki kesempatan untuk menunjukkan potensi ikan hasil budidaya serta berbagi ketertarikan terhadap dunia perikanan.

Pendaftaran peserta dibuka secara daring pada 5–25 Oktober 2026 dan tidak dipungut biaya. Masyarakat yang berminat diharapkan segera mendaftarkan diri karena kuota peserta terbatas dan pendaftaran dapat ditutup lebih awal apabila kuota telah terpenuhi.

Kontes Gurame dan Lele, Utamakan Bobot dan Kondisi Ikan

Kontes abot-abotan iwak untuk kategori gurame dan lele terbuka bagi warga Kabupaten Nganjuk, baik yang tergabung dalam kelompok maupun peserta individu. Panitia menyediakan kuota sebanyak 25 peserta untuk kontes gurame dan 25 peserta untuk kontes lele. Peserta juga akan mendapatkan fasilitas kolam terpal secara gratis sesuai ketentuan yang ditetapkan panitia.

Penilaian lomba tidak hanya mengutamakan bobot ikan, tetapi juga memperhatikan kelengkapan morfologi atau kondisi fisik ikan. Ikan yang dilombakan dapat berasal dari jenis apa pun, baik jantan maupun betina, dengan syarat memiliki bentuk tubuh yang lengkap, tidak cacat, sehat, serta tidak bengkok.

Khusus ikan lele, kelengkapan delapan sungut atau kumis menjadi salah satu kriteria yang diperhatikan. Kelengkapan sirip dan mata juga menjadi bagian dari penilaian. Ikan yang mengalami luka akibat penanganan atau pengiriman mendapatkan pengecualian sesuai ketentuan panitia, sedangkan ikan yang muntah saat lomba akan didiskualifikasi. Ikan juga harus dipuasakan sebelum mengikuti perlombaan.

Pendaftaran kontes gurame dapat dilakukan melalui WhatsApp di nomor 085 648 186 393 (Sobirin), sedangkan pendaftaran kontes lele melalui nomor 082 234 313 380 (Surya).

Kontes Molly Hadirkan Beragam Kelas Ikan Hias

Selain ikan konsumsi, DKPP Kabupaten Nganjuk juga menghadirkan kontes ikan hias jenis molly dengan sejumlah kelas perlombaan. Untuk kategori jantan, kelas yang dipertandingkan meliputi Normal Body Lyretail, Normal Body Roundtail, Ballon Roundtail Reguler, Ballon Roundtail Juve, dan Ballon Lyretail. Sementara itu, kategori betina meliputi kelas Ballon Roundtail dan Ballon Lyretail.

Kontes molly menyediakan kuota peserta sebanyak 100 orang. Panitia juga menyiapkan hadiah berupa toples berkapasitas empat liter bagi peserta sesuai ketentuan kegiatan.

Dalam perlombaan ini, penjurian dilakukan berdasarkan standar Kediri Molly Club. Peserta diwajibkan menggunakan air yang tidak berwarna, sementara pemasangan stiker nomor pada akuarium dilakukan oleh panitia. Peserta juga dilarang memberikan tanda apa pun pada akuarium yang digunakan untuk lomba.

Ikan yang telah didaftarkan tidak dapat dibatalkan keikutsertaannya. Adapun ikan yang sakit, rusak, mati, atau hilang selama acara menjadi tanggung jawab peserta. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Informasi dan pendaftaran kontes molly dapat diperoleh melalui WhatsApp 081 554 773 588 (Faisal).

Pelaksanaan Lomba pada 27 Oktober 2026

Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 27 Oktober 2026, di Gedung Wanita Nganjuk. Untuk kontes gurame dan lele, registrasi peserta serta pemasukan ikan dilaksanakan pukul 07.00–09.00 WIB, dilanjutkan penjurian pukul 09.00–11.00 WIB. Sementara itu, kontes molly melaksanakan registrasi dan proses bench in pada jam yang sama, sebelum memasuki tahap penjurian.

Upacara atau seremoni kegiatan dijadwalkan berlangsung pukul 11.00–12.00 WIB. Setelah rangkaian acara selesai, peserta dapat mengambil kembali ikan sesuai jadwal yang ditetapkan panitia, mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap masyarakat semakin mengenal potensi perikanan daerah, meningkatkan apresiasi terhadap hasil budidaya ikan, serta menumbuhkan semangat untuk mengembangkan usaha dan hobi di bidang perikanan.

Masyarakat, khususnya warga Kabupaten Nganjuk yang memiliki ikan gurame, lele, maupun ikan hias molly, diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berpartisipasi dan turut menyemarakkan peringatan Hari Santri dan Hari Ikan Nasional Tahun 2026.