#

Gandeng Sentra Terpadu Kartini Temanggung, 170 Warga Rentan di Nganjuk Terima Bantuan Sosial

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam memberikan pelayanan dan perlindungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI dalam rangka bakti sosial di Kabupaten Nganjuk, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk tersebut disalurkan melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung kepada 170 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Total bantuan yang diberikan mencapai Rp341.655.000, dengan sasaran penerima dari sejumlah kelompok yang membutuhkan dukungan sosial.

Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk, Haris Jatmiko, menyampaikan apresiasi kepada Kemensos RI dan Sentra Terpadu Kartini Temanggung atas dukungan yang terus diberikan kepada masyarakat Nganjuk. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk memperluas jangkauan pelayanan sosial.

“Kalau anggaran APBD ini masih dirasa kurang, pemerintah daerah harus berkoordinasi, berkomunikasi dan mengajukan bantuan di tingkat pusat, baik melalui sentra maupun provinsi. Alhamdulillah hari ini kita kembali mendapatkan bantuan,” ujar Haris.

Haris menjelaskan, bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut diberikan sesuai kebutuhan penerima manfaat. Untuk kelompok penyandang disabilitas, bantuan diberikan kepada 69 penerima dengan nilai sekitar Rp124 juta. Sementara bantuan kebutuhan hidup layak diberikan kepada 41 penerima dengan nilai Rp73,8 juta.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada 25 penerima lanjut usia serta 23 penerima dari kelompok rentan. Terdapat pula dukungan kewirausahaan yang diarahkan untuk membantu penerima manfaat mengembangkan kemampuan dan meningkatkan kemandirian. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan secara tepat sesuai kebutuhan masing-masing penerima.

Menurut Haris, perhatian pemerintah terhadap masyarakat tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan, tetapi juga perlu disertai pendampingan dan penguatan layanan sosial. Karena itu, pihaknya berharap sinergi dengan Kemensos dapat terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh pelayanan.

“Kepada bapak ibu penerima manfaat, semoga apa yang menjadi bentuk kepedulian pemerintah, baik pusat maupun daerah, nantinya bermanfaat dan barokah,” katanya.

Haris juga berharap Sentra Terpadu Kartini Temanggung dapat terus memperkuat kolaborasi dengan Pemkab Nganjuk. Terlebih, masih terdapat masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial dengan berbagai kondisi dan kebutuhan yang berbeda. “Kami berharap kebersamaan dan kolaborasi ini tidak berhenti, tetapi terus berjalan dan bantuan dapat terus mengalir karena masih banyak yang belum menerima,” tuturnya.

Melalui penyaluran ATENSI ini, Pemkab Nganjuk berkomitmen terus mengoptimalkan koordinasi dengan pemerintah pusat dalam menghadirkan pelayanan sosial yang lebih luas. Bantuan diharapkan tidak hanya meringankan kebutuhan penerima manfaat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar semakin berdaya dan mandiri.