Peringati HUT ke-27 DWP, Pemkab Nganjuk Gelar Senam Bersama hingga Gerakan Pangan Murah
- 06-11-2026
Nganjuk, PING – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menunaikan zakat sebagai bentuk ibadah sekaligus kepedulian sosial. Pesan tersebut disampaikan Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Zainal Arifin, dalam dialog interaktif 105,3 Radio Suara Anjuk Ladang (RSAL FM), Selasa (29/9/2026). Mengusung tema “Zakat Menolong Sesama di Dunia dan Menyelamatkan Kita di Akhirat”, dialog dipandu Reni Kristi dengan membahas makna zakat dan manfaatnya bagi kehidupan masyarakat.
Zakat sebagai Bentuk Syukur dan Penyucian Harta
Zainal menjelaskan bahwa zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki peran penting dalam menyucikan harta sekaligus membantu sesama. Menurutnya, umat Islam yang hartanya telah memenuhi nisab dan ketentuan wajib zakat hendaknya menunaikan kewajibannya. Zakat juga menjadi wujud rasa syukur atas rezeki yang diterima serta pengingat agar kecintaan terhadap materi tidak mengesampingkan kepedulian sosial.
“Zakat itu membersihkan dan menyucikan harta yang kita terima. Dengan menunaikannya, kita berharap harta yang dibawa pulang untuk keluarga menjadi berkah dan membawa ketenangan dalam kehidupan,” jelasnya.
Kelola Penghasilan dengan Bijak dan Sesuai Ketentuan
Dalam dialog tersebut, Zainal juga mengingatkan masyarakat agar mampu membedakan kebutuhan berdasarkan kondisi nyata dengan keinginan yang tidak ada habisnya. Menurutnya, kebiasaan mengejar keinginan secara berlebihan dapat membuat seseorang terus merasa kekurangan. Ia mengajak masyarakat untuk bersyukur atas penghasilan yang dimiliki, mengelola cicilan dan utang secara bijak, serta memahami kewajiban zakat sesuai nisab dan ketentuan agama. Bagi masyarakat yang memiliki kewajiban zakat pada tahun-tahun sebelumnya tetapi belum menunaikannya, ia menyarankan agar kewajiban tersebut dihitung dan diupayakan untuk dibayarkan.
Baznas Perkuat Penyaluran Bantuan Sosial
Zainal menegaskan bahwa zakat memiliki manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama apabila dikelola dan disalurkan secara terorganisasi. Melalui lembaga resmi seperti Baznas, penyaluran zakat dapat dilakukan secara lebih terarah, tepat sasaran, dan mengurangi risiko penerimaan bantuan ganda. Baznas Kabupaten Nganjuk turut mendukung program pemerintah daerah dalam penanganan kemiskinan, stunting, serta berbagai persoalan sosial melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait.
Bedah Rumah hingga Bantuan Kesehatan
Dalam kesempatan tersebut, Zainal menyampaikan bahwa Baznas Kabupaten Nganjuk telah membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit serta melaksanakan program perbaikan rumah tidak layak huni. Sepanjang 2026, Baznas Kabupaten Nganjuk telah membantu pelaksanaan bedah rumah sebanyak 36 unit. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar dan memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.
Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana
Selain bidang sosial dan kesehatan, Baznas Kabupaten Nganjuk juga memberikan perhatian pada sektor pendidikan melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKS). Program ini memberikan kesempatan kepada keluarga kurang mampu untuk memperoleh bantuan biaya pendidikan hingga menyelesaikan kuliah. Baznas juga menyalurkan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu pada jenjang sekolah dasar hingga menengah atas, sehingga keterbatasan ekonomi diharapkan tidak menjadi penghalang untuk melanjutkan pendidikan.
Ajak Masyarakat Berpartisipasi melalui Baznas
Zainal mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan Baznas, baik dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah maupun membantu menyosialisasikan pentingnya berbagi di lingkungan kerja dan masyarakat. Ia mengapresiasi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas. Menurutnya, Baznas berperan sebagai penghubung antara masyarakat yang memiliki kemampuan berbagi dengan mereka yang membutuhkan bantuan.
Zakat Hadirkan Senyuman dan Keberkahan
Menutup dialog interaktif, Zainal mengajak masyarakat untuk memandang zakat bukan sekadar pengeluaran harta, melainkan kesempatan menghadirkan kebahagiaan dan meringankan beban sesama. Ia berharap kesadaran berzakat terus meningkat sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat Kabupaten Nganjuk.
“Zakat yang kita keluarkan hari ini adalah senyuman bagi seseorang di dunia, dan zakat itulah yang akan menjadi cahaya kita pada hari kiamat nanti. Semoga dengan zakat, infak, dan sedekah, kita memperoleh keselamatan di dunia dan akhirat,” pesan Zainal.