#

Suara Warga di Ruang Digital Direspons Cepat, PUPR Nganjuk Bersihkan Aliran DAM Tanjung

Nganjuk, PING – Media sosial kini menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan berbagai persoalan di lingkungan sekitar. Hal tersebut terlihat dari aduan warga terkait kondisi DAM Tanjung yang disampaikan melalui siaran langsung atau live TikTok Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro atau yang akrab disapa Mas Handy.

Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bidang Pengairan melakukan penanganan di kawasan DAM Tanjung. Upaya yang dilakukan berupa normalisasi saluran air untuk mengatasi material yang menghambat aliran.

Aduan yang disampaikan masyarakat melalui ruang digital tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti melalui perangkat daerah terkait. Hal ini menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi salah satu sarana komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan persoalan yang membutuhkan penanganan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan normalisasi difokuskan pada pembersihan serta pengangkatan material yang menghambat saluran. Langkah ini dilakukan untuk membuka kembali ruang aliran sehingga air dapat mengalir lebih lancar.

DAM Tanjung merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air yang perlu dijaga kondisi dan fungsinya. Pemeliharaan melalui normalisasi menjadi bagian penting untuk mengurangi hambatan pada saluran agar fungsi pengairan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Melalui penanganan tersebut, PUPR Nganjuk berupaya merespons persoalan yang disampaikan warga dengan langkah nyata di lapangan. Aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk media sosial, dapat menjadi bahan perhatian pemerintah untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing perangkat daerah.

Selain penanganan oleh pemerintah, partisipasi masyarakat juga diperlukan untuk menjaga kondisi infrastruktur pengairan. Warga diimbau turut menjaga kebersihan saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan agar tidak menimbulkan penyumbatan yang dapat mengganggu aliran.

Dengan dilakukannya normalisasi di kawasan DAM Tanjung, diharapkan kondisi saluran semakin baik dan aliran air kembali lancar. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pemeliharaan infrastruktur pengairan agar manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat.