#

Koperasi Alam Nganjuk Apresiasi Penyaluran SPHP Jagung, Bantu Ringankan Beban Peternak

Nganjuk, PING- Koperasi Produsen Anjukladang Makmur (Koperasi Alam) Kabupaten Nganjuk mengapresiasi dukungan pemerintah melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung yang dinilai membantu meringankan beban biaya produksi peternak ayam petelur di tengah kenaikan harga bahan pakan.\

Ketua Koperasi Alam, Zian, menyampaikan bahwa penyaluran SPHP jagung tahap I untuk SK 1 dan 2 telah tuntas 100 persen. Jagung yang diterima juga telah didistribusikan kepada para anggota koperasi di wilayah Kabupaten Nganjuk.

“Alhamdulillah, SPHP jagung telah kami terima dan sudah kami distribusikan kepada anggota kami di wilayah Kabupaten Nganjuk. Jagungnya bagus sekali, harganya juga terjangkau. Ini sangat membantu kami sehingga para peternak bisa bertahan sampai saat ini,” ungkap Zian, Kamis (22/10/2026).

Atas dukungan tersebut, Zian menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta jajaran kementerian dan lembaga terkait, Perum Bulog, Pemerintah Kabupaten Nganjuk, dan Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.

Ia juga melaporkan bahwa proses pengambilan jagung untuk penyaluran tahap III sedang berlangsung. Menurutnya, keberlanjutan program SPHP jagung sangat dibutuhkan oleh peternak untuk menjaga kelangsungan usaha di tengah kenaikan harga bahan baku pakan.

Zian menjelaskan, harga jagung di Kabupaten Nganjuk saat ini telah mencapai kisaran Rp7.700 hingga Rp7.800 per kilogram. Sementara itu, harga konsentrat sebagai bahan pakan ternak juga terus mengalami kenaikan sejak Maret 2026.

“Biasanya harga pakan konsentrat sekitar Rp350.000 per sak, tetapi sekarang sudah mencapai Rp450.000 sampai Rp460.000 per sak. Padahal, harga telur hasil panenan kami hanya berkisar Rp21.000 hingga Rp22.000 per kilogram,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat peternak harus menghadapi tekanan biaya produksi yang semakin tinggi. Karena itu, bantuan jagung melalui program SPHP dinilai menjadi salah satu upaya penting untuk membantu menjaga keberlangsungan usaha peternakan ayam petelur.

Zian berharap pemerintah dapat melanjutkan program SPHP jagung pada tahun-tahun berikutnya agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh para peternak.

“Kami mohon agar bantuan SPHP jagung ini bisa terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Dengan dukungan ini, kami para peternak bisa bertahan dan bersama-sama membantu pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, khususnya di bidang telur,” ujarnya.

Ia menegaskan, dukungan pemerintah melalui program tersebut sangat berarti bagi peternak, terutama dalam menghadapi kenaikan harga bahan pakan yang belum sebanding dengan harga jual telur.

Menutup keterangannya, Zian kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyaluran SPHP jagung bagi anggota Koperasi Alam.

“Semoga bantuan ini benar-benar membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.