Peringati HUT ke-27 DWP, Pemkab Nganjuk Gelar Senam Bersama hingga Gerakan Pangan Murah
- 06-11-2026
Nganjuk, PING – Kreativitas mengolah potensi lokal kembali mengantarkan Kabupaten Nganjuk meraih prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Nganjuk berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Merangkai Hantaran Produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Jambore PKK Tingkat Provinsi Jawa Timur di Hotel Harris Malang, Selasa (27/10/2026).
Dalam perlombaan tersebut, TP PKK Nganjuk mengangkat bawang merah atau brambang sebagai tema utama hantaran. Pilihan ini sekaligus menjadi cara untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah melalui beragam produk olahan yang dikemas secara kreatif dan menarik.
Sebagai salah satu daerah penghasil bawang merah, Nganjuk memiliki potensi besar untuk mengembangkan komoditas ini menjadi produk bernilai tambah. Tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, bawang merah juga dapat diolah menjadi aneka makanan yang memiliki cita rasa khas dan peluang pasar yang menjanjikan.
Potensi itulah yang ditampilkan TP PKK Nganjuk melalui rangkaian hantaran berisi berbagai produk olahan brambang. Mulai dari bawang goreng original, bawang goreng teri, cookies bawang, hingga abon bawang, seluruhnya disusun menjadi satu kesatuan yang tidak hanya menarik dari segi tampilan, tetapi juga menunjukkan beragam kemungkinan pengembangan usaha berbasis bahan baku lokal.

Salah satu produk yang mencuri perhatian adalah Bawang Goreng Petai Crispy. Perpaduan bawang merah yang renyah dengan petai menghadirkan cita rasa khas yang berbeda dari olahan bawang goreng pada umumnya. Inovasi ini menjadi contoh bagaimana bahan pangan yang sudah akrab di tengah masyarakat dapat dikembangkan menjadi produk yang lebih beragam dan memiliki daya tarik tersendiri.
Melalui hantaran tersebut, TP PKK Nganjuk ingin menunjukkan bahwa potensi daerah tidak harus berhenti pada komoditas pertanian. Dengan kreativitas dan pengolahan yang tepat, bahan baku lokal dapat dikembangkan menjadi produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, S. Wahyuni Marhaen menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran TP PKK dan tim yang telah terlibat dalam menyiapkan rangkaian hantaran tersebut. Ia mengapresiasi kerja keras, kreativitas, dan kebersamaan seluruh pihak yang telah mencurahkan waktu serta tenaga untuk mempersiapkan produk hingga dapat ditampilkan dalam perlombaan.
Menurutnya, capaian Juara 2 tingkat Jawa Timur ini merupakan hasil kerja bersama. Berbagai ide dan upaya yang dilakukan tim menjadi bagian penting dalam menghadirkan hantaran yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu membawa identitas dan potensi Kabupaten Nganjuk.
Apresiasi tersebut sekaligus menjadi penyemangat bagi seluruh kader PKK untuk terus berkreasi dan mengembangkan usaha yang berangkat dari potensi di lingkungan masing-masing. Yuni Marhaen berharap, inovasi olahan brambang yang ditampilkan dalam perlombaan ini dapat semakin dikenal masyarakat dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
Lomba hantaran UP2K PKK juga menjadi ruang bagi kader untuk memperlihatkan kreativitas dalam mendukung pengembangan usaha ekonomi keluarga. Produk yang sebelumnya mungkin hanya dikenal di lingkungan sekitar dapat diperkenalkan melalui kemasan dan penyajian yang lebih menarik. Dengan begitu, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana promosi bagi produk-produk hasil usaha keluarga.

Ke depan, pengembangan produk UP2K perlu terus didorong melalui inovasi rasa, peningkatan kualitas, kemasan yang menarik, serta pemasaran yang lebih luas. Langkah tersebut penting agar produk olahan lokal tidak hanya memiliki daya tarik saat dipamerkan, tetapi juga mampu bersaing dan diterima oleh konsumen.
Prestasi yang diraih TP PKK Kabupaten Nganjuk ini diharapkan menjadi motivasi bagi para kader PKK dan pelaku usaha mikro untuk terus menggali potensi daerah. Sebab, peluang usaha tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang baru. Bahan baku yang sudah tersedia di sekitar, jika dikelola dengan ide dan kreativitas, dapat menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
Melalui inovasi olahan brambang, TP PKK Nganjuk turut memperlihatkan bahwa potensi unggulan daerah dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang mendukung ekonomi keluarga. Raihan Juara 2 ini pun diharapkan menjadi langkah awal bagi semakin berkembangnya produk UP2K PKK Kabupaten Nganjuk agar semakin dikenal dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.